Sabtu, 09 Juli 2016

Akhir Romadhan

"Target kita dalam akhir Ramadhan ini adalah menjadi Bayi dewasa yaitu Al fitrah Al munazzalah, yang dibersihkan dengan bi main qudsi. Dengan demikian kita akan mampu melihat keberadaan hakikat diri dan Allah. Dan mampu memahami keadaan perjumpaan dua bathin, bathinul mukasyif wal mukasyaf.  Daya yang harus kita rasakan adalah pertama dada benar benar ada rasa tenang yang sudah menjadi suasana yang tetap atau stabil, bukan tenang biasa, tetapi tenangnya terasa hidup dan aktif. Sedikit saja ingat Allah ia langsung terasa hidup !! Nah keadaan hati yang hidup inilah yang mampu menangkap bathinul mukasyif. Jika keadaan ini bisa kita rasakan maka puasa kita tahun ini telah  berhasil menemukan puasa hakiki. Semoga para jamaah sekalian berada pada wilayah ini yaitu maqamus surur maqam yang penuh kebahagiaan, bukan maqam ju' wal athas, lapar dan dahaga." ( Ust. Abu Sangkan ). 😭🙏

Dialog lailatul qadar abs

[3/7 16:03] Abu Sangkan: Seperti orang belajar jarate, kita harus berani salah didepan guru kita, jangan belajar sendiri sehingga tersesat akibat jurus yang tidak kaidah yang benar. Saya pernah bilang sama Sangkan anak saya, kamu harus ikut bertanding dalam kompetisi ziusitsu agar kamu tahu keadaan dirimu. Jangan bertanding dikamar saja, nanti kamu merasa jago akan tetapi kamu sebenarnya jago kacangan.
[3/7 16:07] Abu Sangkan: Kitab kitab yang kita miliki sungguh luar biasa hebatnya, betapa kitab tersebut menuntun kita dengan sangat mudah dan gamlang, Musyahadah artinya saling menyaksikan, mu'ayanah saling melihat dengan batin, mukasyafah saling kasyaf atau saling menyingkap rahasia kedua batjin, batinul mukasyif wal mukasyaf.
[3/7 16:19] Abu Sangkan: Ya Gus, Kelemahan kita adalah tidak melanjutkan ilmu fadzkuruuni adzkurkum. Kita baru fadzkuruni saja, jika hanya sampai di fadzkuruni saja justru ini sangat bahaya. Ada juga kesalahan kita adalah selalu mengikutkan perasaannya untuk menunjukkan ia telah berdzikir namun tidak ada adzkurkum. Ini sangat bahaya.
[4/7 11:31] Abu Sangkan: Lailatul qadar itu haq adanya, Al qur'an itu haq adanya, sakinah itu haq adanya, turunnyapun itu haq adanya bagi hati yang tersingkap, bukan khayali. Betapa semalam sakinah itu turun disetiap bacaan shalat dan gerakannya. Setiap membaca  kalimat Alhamdulillahirabbil 'alamin , ruh terhenti sejenak menunggu jawabburrabi. Hampir setiap bacaan tidak bisadi lanjutkan karena betapa kuatnya getaran Ilahy ikut sibuk menjawab setiap kalimat yang kita baca .  Inilah Ruh yang hilang selama ini.
[4/7 11:49] Abu Sangkan: Malam Puncak yang Indah, bagi hati yang tersingkap.
[4/7 11:50] Abu Sangkan: Ruh itu terasa dengan sangat jelas.
[4/7 11:50] Abu Sangkan: Bukan perasaan dan buka daya dari tubuh hawa nafsu.
[4/7 11:51] Abu Sangkan: Keadaan hakikat tidak bercampur dengan pikiran dan perasaan, hakikat adalah jelas dan gamblang.
[4/7 11:55] Abu Sangkan: Lailatul qadar bukan menurunkan rizki melimpaah berup materii tetapi menurunkan ilmu yang hilang dalam dada manusia.. Yaitu Iman Islam dan ihsan, serta mengidupkan Ruh Al qur'an.
[4/7 11:55] Abu Sangkan: Hati hati banyak terkecoh oleh hayal dan angan angan.
[4/7 20:48] Fiva: Taraweh terakhir Ramadhan ini..😭🙏🏼
[4/7 21:00] Abu Sangkan: Semoga teman teman mampu menangkap malam ke 29 dengan sangat jelas. Amar amar yang diturunkan.

Tingkatan Hidayah yasin

مراتب الهداية كما وردت في كتاب مدارج السالكين , عشرة مراتب هي :
Urutan tingkatan Hidayah atau petunjuk ada 10 macam dalam kitab Madariju Salikin.

١. مرتبة تكليم الله عز وجل لعباده يقظة بلا واسطة
Pertama :

Orang yang diajak bicara langsung oleh Allah Swt dalam keadaan terjaga.

٢. مرتبة الوحي المختص بالانبياء.
Kedua :

Tingkatan wahyu yg di khususkan untuk para nabi.

٣. مرتبة ارسال الرسول الملكي.
Ketiga :

Tingkatan Allah mengutus malaikat kepadanya.

هذه المراتب الثلاث خاصة بالانبياء لا تكون لغيرهم.
Ketiga tingkatan diatas ini khusus hanya untuk para nabi, tidak akan mungkin terjadi kepada selain mereka.

المرتبة الرابعة : مرتبة التحديث , وهذه دون مرتبة الوحي الخاص وهو الذي يحدث في سره وقلبه بالشيئ فيكون كما يحدث به.
Keempat :

Tingkatan orang2 yg mendapatkan pembicaraan khusus, tetapi ini bukan tingkatan wahyu, tetapi pembicaraan ini sangat lembut dan rahasia "Sirr" melalui hatinya maka dia dapat mengerjakan pembicaraan tsb.

المرتبة الخامسة : مرتبة الافهام وهي خص الله لعبد من عباده بالفهم في واقعة معينة, فيفهم من نص ما لا يفهمه غيره .
Kelima :

Tingkatan orang2 yg diberi pemahaman khusus oleh Allah terhadap kejadian tertentu, dia paham terhadap hal ini yg tidak bisa dipahami oleh orang lain.

المرتبة السادسة : مرتبة البيان العام وهي تبين الحق وتمييزه من الباطل بأدلته وشواهده واعلامه بحيث يصير مشهودا للقلب, كشهود العين للمرئيات.
Keenam :

Tingkatan orang-orang yang diberi penjelasan secara umum tentang haq dan batil, melalui dalil Syar'i serta kesaksiannya dan pengetahuannya itu mengarah kepada penyaksian "Musyahadah" melalui hatinya secara jelas, sejelas ketika ia menyaksikan alam semesta.

المرتبة السابعة : مرتبة البيان الخاص وهو البيان المستلزم للهداية الخاصة , وهو بيان تقارنه العناية والتوفيق وقطع اسباب الخذلان وموادها من القلب فلا تتخلف عنه الهداية البتة .
Ketujuh :

Tingkatan orang-orang yang diberi kemudahan pemahaman khusus terhadap ilmu dengan pemahaman petunjuk yg khusus. Yaitu pemahaman yg mengarah kepada taufik dan menjauhkan mereka dari kehinaan hati yg tidak menyimpang dari petunjuk itu sendiri.

المرتبة الثامنة : مرتبة الاستماع وهذا الاسماع أخص من اسماع الحجة والتبليغ , حيث يكون مدارها على ايصال المقصود بالخطاب من الاذن الى القلب بسماع المقبول.
Kedelapan :

Tingkatan orang yang diberi kemampuan mendengar. Yakni pendengaran hatinya mudah mendengar informasi hujjah dan dakwah, yg situasinya langsung dapat nyambung dan ia pahami dari maksud informasi yg didengarnya kedalam hatinya dengan pendengaran yg langsung ia terima.

المرتبة التاسعة: مرتبة الالهام وهي اعم من التحديث, فان الالهام عام للمؤمنين بحسب ايمانهم فكل مؤمن قد الهمه الله رشده الذي حصل من الايمان .
Kesembilan :

Tingkatan lham yang diberikan kepada hamba-Nya yang shalih dekat dengan-Nya. Ini lebih umum dari percakapan hatinya. Karena ilham ini untuk seluruh orang yg beriman tergantung sejauh mana iman mereka, setiap orang beriman pasti mendapatkan ilham ini yg bersumber dari iman mereka.

المرتبة العاشرة : الرؤيا الصادقة.
Kesepuluh :

Tingkatan orang yang diberi anugerah penglihatan yang benar "Ru’yah Shadiqah".

🙏🙏🙏

Iman-hijrah-jihad yasin

_Repost :_

_*Mutiara Tafsir Arrazi Surat Albaqarah : 28*_

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُولَٰئِكَ يَرْجُونَ رَحْمَتَ اللَّهِ ۚ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ البقرة : 218
_Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang._

هذه الأعمال الثلاثة,
_Tiga amal ini (Iman, Hijrah, dan Jihad)._

هي عنوان السعادة وقطب رحى العبودية,
_Adalah puncak dari kebahagiaan, dan inti dari *Ruh ibadah.*_

وبها يعرف ما مع الإنسان, من الربح والخسران،
_Dengan tiga amal tadi, seseorang akan mengenal apa yg bersamanya, baik itu keuntungan dan kerugiannya._

فأما الإيمان, فلا تسأل عن فضيلته,
_Adapun iman itu jangan bertanya lagi tentang keutamaannya._

وكيف تسأل عن شيء هو الفاصل بين أهل السعادة وأهل الشقاوة,
_Bagaimana engkau akan bertanya tentang iman itu, karena dia adalah sebagai pembeda antara orang yg bahagia dan orang yg sengsara._

وأهل الجنة من أهل النار؟
_Pembeda antara ahli surga dan ahli neraka._

وهو الذي إذا كان مع العبد,
_Jika iman tsb bersama seorang hamba._

قبلت أعمال الخير منه,
_Maka seluruh amal kebaikan yg ia lukakukan pasti diterima._

وإذا عدم منه لم يقبل له صرف ولا عدل, ولا فرض, ولا نفل.
_Jika iman tsb tdk ada maka semua amalnya akan ditolak baik pekerjaannya, penampilannya, ibadah fardunya maupun ibadah sunnahnya._

وأما الهجرة: فهي مفارقة المحبوب المألوف, لرضا الله تعالى،
_Adapun yg dimaksud dengan Hijrah di ayat diatas adalah: Meninggalkan orang yg dicintai dan disanyangi untuk tujuan mencari Ridho Allah Subhanahu Wata'ala._

فيترك المهاجر وطنه وأمواله, وأهله, وخلانه, تقربا إلى الله ونصرة لدينه.
_Maka mereka para muhajirin meninggalkan negaranya, hartanya, keluarganya, sahabat2nya, untuk tujuan mendekatkan diri kepada Allah dan untuk menolong agama Allah._

وأما الجهاد: فهو بذل الجهد في مقارعة الأعداء, والسعي التام في نصرة دين الله, وقمع دين الشيطان،
_Adapun makna Jihad adalah: Mengeluarkan segala tenaga untuk menghadapi musuh, dan berusaha keras untuk menolong agama Allah, dan menghancurkan agama setan._

وهو ذروة الأعمال الصالحة, وجزاؤه, أفضل الجزاء،
_Dia adalah mutiara dari amal sholeh, dan balasannya lebih utama dari semua balasan._

وهو السبب الأكبر, لتوسيع دائرة الإسلام وخذلان عباد الأصنام,
_Dia adalah solusi terbesar untuk memperluas wilayah agama islam, dan untuk menghinakan para penyembah berhala._

وأمن المسلمين على أنفسهم وأموالهم وأولادهم.
_Agar seluruh kaum muslimin aman tentram bersama diri mereka, harta mereka maupun anak2 mereka._

فمن قام بهذه الأعمال الثلاثة على لأوائها ومشقتها كان لغيرها أشد قياما به وتكميلا.
_Siapa yg mampu mendirikan tiga landasan ini dalam susah maupun senang, maka itu adalah modal utama bagi prinsipnya dan kesempurnaannya dihadapan musuhnya._

فحقيق بهؤلاء أن يكونوا هم الراجون رحمة الله,
_Mereka itu pasti akan menjadi orang2 yg "Roja" Selalu mengharapkan rahmat Allah._

لأنهم أتوا بالسبب الموجب للرحمة،
_Karena mereka sdh mengerjakan (Praktek) sebab2 yg diharuskan, (Iman, Hijrah, Jihad)._

وفي هذا دليل على أن الرجاء لا يكون إلا بعد القيام بأسباب السعادة،
_Dari sini disimpulkan bahwa sesungguhnya harapan itu tdk akan mungkin bisa tercapai tanpa mengerjakan sebab2nya._

وأما الرجاء المقارن للكسل, وعدم القيام بالأسباب,
_Jika seseorang memiliki harapan tapi malas, tdk mau mengerjakan sebab2nya._

فهذا عجز وتمن وغرور، وهو دال على ضعف همة صاحبه, ونقص عقله,
_Maka orang seperti ini lemah dan menghayal belaka, juga menunjukkan bahwa dia itu lemah spirit nya dan kurang akalnya._

بمنزلة من يرجو وجود ولد بلا نكاح, ووجود الغلة بلا بذر, وسقي, ونحو ذلك.
_Seperti orang yg kepingin punya anak tapi tidak mau menikah, kepingin kaya tapi tidak bekerja dan berusaha, dan lain sebagainya._

وفي قوله: { أُولَئِكَ يَرْجُونَ رَحْمَةَ اللَّهِ }
_Dan dalam firman Allah : "Mereka itu mengharapkan rahmat Allah"._

إشارة إلى أن العبد
_Ini sebagai isyarat bahwa seorang hamba._

ولو أتى من الأعمال بما أتى به
_Jika dia sdh dapat melakukan pekerjaan._

لا ينبغي له أن يعتمد عليها,
_Dia tidak boleh mengandalkan amalnya itu._

ويعول عليها, بل يرجو رحمة ربه,
_Dan membanggakannya, tetapi dia harus mengharap rahmat Tuhannya._

ويرجو قبول أعماله ومغفرة ذنوبه, وستر عيوبه.
_Dan berharap diterima amalnya dan diampuni dosanya serta ditutup aibnya._

ولهذا قال: { وَاللَّهُ غَفُورٌ } أي: لمن تاب توبة نصوحا
_Allah maha pengampun, yaitu hanya untuk bagi orang yg bertaubat nasuha._

{ رَحِيمٌ } وسعت رحمته كل شيء, وعم جوده وإحسانه كل حي.
_Rohim Penyanyang adalah Maha luas rahmatnya bagi semua, maha tak terhingga pemberiannya, dan maha baik kepada seluruh makhluknya._

وفي هذا دليل على أن من قام بهذه الأعمال المذكورة,
_Ini menunjukkan bagi siapa yg yg menegakkan 3 amal yg telah disebutkan diatas._

حصل له مغفرة الله, إذ الحسنات يذهبن السيئات وحصلت له رحمة الله.
_Pasti mendapat ampunan Allah, karena kebaikan akan menghapuskan keburukan dan dia akan mendapatkan rahmat Allah._

وإذا حصلت له المغفرة,
_Jika dia telah mendapatkan ampunan Allah._

اندفعت عنه عقوبات الدنيا والآخرة،
_Maka dia akan dibebaskan dari kesengsaraan dunia dan akhirat._

التي هي آثار الذنوب, التي قد غفرت واضمحلت آثارها،
_Karena dosa tsb sudah diampuni dan sdh berguguran bekas2nya._

وإذا حصلت له الرحمة, حصل على كل خير في الدنيا والآخرة؛
_Jika dia mendapatkan rahmat Allah, dia mendapatkan pula segala kebaikan dunia dan akhirat._

بل أعمالهم المذكورة من رحمة الله بهم,
_Bahkan amal yg dia kerjakan tsb, juga bagian rahmat Allah baginya._

فلولا توفيقه إياهم, لم يريدوها,
_Kalau bukan karena taufik Allah kepadanya, dia tidak akan bisa._

ولولا إقدارهم عليها, لم يقدروا عليها,
_Kalau bukan karena takdir Allah kepadanya, dia tidak akan mampu._

ولولا إحسانه لم يتمها ويقبلها منهم، فله الفضل أولا وآخرا, وهو الذي منّ بالسبب والمسبب.
_Kalau bukan karena kebaikan Allah kepadanya, dia tidak akan bisa sempurna dan menerima darinya, mereka akan mendapat kemuliaan, awal dan akhir, Allahlah yg memberikan penyebab dari segala sebab._

_Semoga bermanfaat_

Lailatul qadar ABS yasin

[1/7 10:43] Abu Sangkan:
Pengajian malam Jum'atan

*Dimana, dan bagaimana kita bisa melihat turunnya Malam Lailatul qadr?*

Acapkali kita mendengar turunnya malam lailatul qadar terjadi pada malam ganjil, sehingga ummat muslim berburu dan menunggu turunya malam yang penuh berkah ini, sehingga tidak sedikit kita ikut menyemarakkan dan menyambut kedatangan malam yang penuh berkah ini.

Tetapi apa dan siapa yang turun ke bumi ini sehingga kita begitu antusiasnya menunggunya tanpa kenal lelah setiap tahun, yang walaupun tidak pernah dapat, apa yang ditunggu.

Urusan besar untuk siapa? dan untuk apa serta, berupa apa?

Sampai sekarang saya belum mendengar ada yang bilang, aku semalam melihat lailatul Qadar!!.

Suatu ketika ada juga yang bilang, tadi malam saya melihat tanda tandanya berupa awan yang tenang, suasananya sangat senyap dan hening, dan bahkan ada yang merasa alam ini terhenti dan dihiasi gelembung gelembung cahaya yang indah.

Semuanya tidak jelas mengapa keadaan itu terjadi dan untuk apa semua itu, kecuali itu hanyalah hayalan belaka akibat penantian yang tanpa didasari ilmu sama sekali.

Suasana ini terpengaruh _ilmu ilmu khayali_ yang dikembangkan oleh orang orang sesat yang tidak berdasarkan _syariah_ yang jelas.

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan turunnya _lalilatul qadar_?

Berdasarkan hadist, Rasulullah Saw bersabda:

لَوْلاَ اَنَّ الشَّيَاطِيْنَ يَحُوْمُوْنَ عَلَى قُلُوْبِ بَنِى آدَمَ لِنَظَرُوْا اِلَى مَلَكُوْتِ السَّموَاتِ.

_Laulaa annasy-syayaathiina yahuumuuna 'alaa quluubi banii aadama linazhoruu ila malakuutis-samaawaat._

_"Sekiranya bukan karena syaitan-syaitan yang selalu mengitari hati manusia, niscaya manusia akan mampu melihat turunnya Malaikat"._

Dialah yang membawa urusan besar yang diturunkan kedalam hati orang yang beriman, berupa apa?

Nabi bersabda berupa _Riqqah,_ yaitu rasa lembut yang turun merasuk kedalam hati.

وَعَنْ خاَلِدٍ الْحَذَّاءِ قَالَ:  كاَنَ عِيْسَى عَلَيْهِ السَّلاَمُ يَقُوْلُ: إِذَا وَجَدْتُمْ قَشْعَرِيْرَةً وَدَمْعَةً فَادْعُوْا عِنْدَ ذَلِكَ (أَخْرَجَهُ أَحْمَدُ فِي الزُّهْدِ)

_"Dari Khalid Al-Hadzdza’ dia berkata: “Isa putera Maryam pernah berkata: Jika kalian merasakan adanya rasa gemetar ketakutan dan air mata maka mendoalah pada saat itu.” (HR. Ahmad dalam Az-Zuhd)_

وَرُوِيَ: اِغْتَنِمُوا الدُّعَاءَ عِنْدَ الرِّقَّةِ، فَإِنَّهَا رَحْمَةٌ.

_Dalam sebuah riwayat dikatakan: Segeralah kalian berdoa ketika ada riqqah turun fa innaha rahmah karena disana terdapat rahmat._

Malam Lailatul Qadar terbesar yang pernah terjadi adalah pada masa Rasulullah menerima wahyu pertama, dimana Rasulullah di dekap dadanya hingga terasa sesak.

Didalam shahih bukhari disebutkan:

وَهُوَ فِي غَارِ حِرَاءٍ فَجَاءَهُ الْمَلَكُ فِيهِ فَقَالَ اقْرَأْ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ مَا أنا بقارئ

_Malaikat datang kepada beliau ketika di gua hira dan berkata: Bacalah!. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepadanya: "Maka aku menjawab, aku tidak bisa membaca._

Sehingga berulang ulang yang akhirnya beliau mampu membaca pesan Allah yang dibawa oleh Malaikat Jibril.

Sehingga beliau mampu membaca pesan Allah dengan sangat jelas berupa perintah dan larangan.

Mengapa kita menunggu datangnya malam yang mulia ini, kemana pandangan wajah kita arahkan.

Bukankah Malam itu yang datang Malaikat pembawa berita Agung yang akan disampaikan kepada orang yang hatinya tidak  dikerumuni Iblis.

Berarti lailatul qadar tidak bisa dilhat oleh mata kasat ini, akan tetapi oleh hati yang bersih.

Lalu apa yang kita dapat selama puluhan tahun ramadhan, kecuali _Juu' wal athas,_ haus dan lapar.

Sebagaimana sabda Rasulullah Saw dari Abu Hurairah Ra:

كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوعُ والعطش

_Betapa banyak orang berpuasa yang tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali hanya lapar  dan haus saja. (HR. Ahmad)._

Demikian juga ketika sholat malaikat tidak turun membawa berita kedalam hati kita berupa kekhusyukan sehingga sholat kita terasa attaabu wannasobu hanya dapatnya capek dan penat.

Sebagaimana Rasulullah Sholallaahu 'Alaihi Wasallam Bersabda :

كَمْ مِنْ قَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صَلاَتِهِ التَّعَبُ وَالنَّصَبُ

_“Betapa banyak orang yang mengerjakan shalat namun ia hanya mendapatkan lelah dan capek dari shalatnya. (Hadits shahih diriwayatkan oleh Ad-Darimiy, Ahmad dan Ibnu Majah dengan lafal yang mirip)._

Kembali kepersoalan malam lailatul qadar, seperti apa dan berupa apa?

Yaitu tersingkapnya hati manusia sehingga mampu membaca Firman Allah yang lama mati tanpa ruh.

أَفَمَنْ شَرَحَ اللَّهُ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ فَهُوَ عَلَىٰ نُورٍ مِنْ رَبِّهِ ۚ فَوَيْلٌ لِلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُمْ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ أُولَٰئِكَ فِي ضَلَالٍ مُبِينٍ

_Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam, lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata. (QS. Azzumar : 22)._

Ketika cahaya Allah turun maka hati menjadi hidup dan ketika membaca Alqur'an terasa hidup karena Al qur'an adalah suara dari yang Maha hidup.

Ketika kita membaca Qur'an maka hati yg hidup akan merasakan sambutan sambutan Allah setiap kali membaca surat suratnya, seperti sabda nabi:

فَإِذَا قَالَ الْعَبْدُ ( الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ). قَالَ اللَّهُ تَعَالَى حَمِدَنِى عَبْدِى وَإِذَا قَالَ (الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ). قَالَ اللَّهُ تَعَالَى أَثْنَى عَلَىَّ عَبْدِى. وَإِذَا قَالَ (مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ). قَالَ مَجَّدَنِى عَبْدِى وَقَالَ مَرَّةً فَوَّضَ إِلَىَّ عَبْدِى فَإِذَا قَالَ (إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ ). قَالَ هَذَا بَيْنِى وَبَيْنَ عَبْدِى وَلِعَبْدِى مَا سَأَلَ. فَإِذَا قَالَ (اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ ). قَالَ هَذَا لِعَبْدِى وَلِعَبْدِى مَا سَأَلَ .

_Jika hamba mengucapkan ’alhamdulillahi robbil ‘alamin (segala puji hanya milik Allah)’, Allah Ta’ala berfirman: Hamba-Ku telah memuji-Ku. Ketika hamba tersebut mengucapkan ‘ar rahmanir rahiim (Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang)’, Allah Ta’ala berfirman: Hamba-Ku telah menyanjung-Ku. Ketika hamba tersebut mengucapkan ‘maaliki yaumiddiin (Yang Menguasai hari pembalasan)’, Allah berfirman: Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku. Beliau berkata sesekali: Hamba-Ku telah memberi kuasa penuh pada-Ku. Jika ia mengucapkan ‘iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in (hanya kepada-Mu kami menyebah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan)’, Allah berfirman: Ini antara-Ku dan hamba-Ku, bagi hamba-Ku apa yang ia minta. Jika ia mengucapkan ‘ihdiinash shiroothol mustaqiim, shirootolladzina an’amta ‘alaihim, ghoiril magdhuubi ‘alaihim wa laaddhoollin’ (tunjukkanlah pada kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan jalan orang yang dimurkai dan bukan jalan orang yang sesat), Allah berfirman: Ini untuk hamba-Ku, bagi hamba-Ku apa yang ia minta.”  (HR. Muslim no. 395)._

Apabila engkau mengucapkan _"alhamdulillahirabbil 'alamin",_ tunggu jawaban Tuhanmu , _"hamidani abdi",_ hambaku memujiku, ketika engkau mengucapkan _"arrahmanirrahim",_ tunggu jawaban Tuhanmu, _"majjadani abdi",_ hambaku menyanjungku, sehingga ketika engkau mengucapkan _"ihdina sirathal mustaqim",_ maka tunggu jawaban Tuhan dan kehendak Allah sampai terasa tersingkapnya hati.

فَمَنْ يُرِدِ اللَّهُ أَنْ يَهْدِيَهُ يَشْرَحْ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ ۖ وَمَنْ يُرِدْ أَنْ يُضِلَّهُ يَجْعَلْ صَدْرَهُ ضَيِّقًا حَرَجًا كَأَنَّمَا يَصَّعَّدُ فِي السَّمَاءِ ۚ كَذَٰلِكَ يَجْعَلُ اللَّهُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ

_Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman. (QS. Al-An'am : 125)._

Siapa yg dikehendaki untuk dibuka hidayah maka pasti akan _yasrah sodrohu_ akan dilapangkan dadanya.

Allah tidak akan menurunkan kitab suci lagi berupa Alqur'an, dan Allah tidak menciptakan cara sholat lagi, Allah tidak akan menciptakan cara dzikir, haji, dan umroh lagi, Allah tidak akan menciptakan rukun agama lagi, iman islam dan ihsan, seluruhnya sudah sempurna.

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

_"Telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu dan telah aku ridhoi islam sebagai agamamu..." (QS. Al-Maidah : 3)._

Apa yang harus kita hidupkan di malam lailatul qadar ini yaitu ruhnya sholat yg telah mati, ruhnya qur'an yg sudah mati, ruhnya haji yg sudah mati, sehingga malaikat diturunkan di malam lailatul qadar ini untuk menghidupkan kembali ruh yg hilang disetiap ibadah kita, _allahummarhamni bil qur'an._

Malaikat diturunkan untuk menghidupkan syareat yang telah mati didalam haati orang orang islam,

Malaikat turun membawa pesan dari Allah berupa Nur yang diturunkan kedalam hati orang yang puasa.
🙏🙏🙏

Waktu mutajabah berdoa

Ini 10 Waktu Terbaik Untuk Berdo'a Ternyata No 7 Jarang Diketahui "

Sesungguhnya ada waktu _ waktu terbaik untuk berdoa yang sering tidak kita ketahui . Padahal doa merupakan kebutuhan kita setiap hari guna memanjatkan segala apa yang kita inginkan dan harapkan . Dengan doa pula menjadi tanda bahwa kita mengaku Allah sebagai Maha Pengabul .

Rasulullah bersabda sesungguhnya Allah berfirman , "Wahai manusia , selagi engkau berdoa dan berharap kepada Ku , aku mengampuni dosamu dan tidak aku pedulikan lagi dosamu ".( HR At Tirmidzi )

Jika memang kita sudah sekuat tenaga untuk berdoa namun belum juga terwujud , bisa jadi amalan yang kita lakukan masih jauh dari kata taat .

Akan tetapi untuk lebih cepat dikabulkan , Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah memberikan pengajaran lewat Rasulullah tentang waktu _ waktu yang mustajab untuk berdoa .

1. Ketika Adzan Berkumandang

Rasulullah bersabda , "Ada dua yang tidak tertolak atau jarang tertolak ; Doa pada saat adzan dan doa tatkala perang berkecamuk ".( HR . Abu Daud , Baihaqi dan Hakim )

2. Waktu Diantara Adzan dan Iqamah

Sebuah hadits dari Anas bin Malik menyatakan bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda , "Doa antara adzan dsn iqamah tidak di tolak , maka berdoalah kamu ".( HR . Ahmad )

3. Sebelum Salam Ketika Sholat Wajib

Dalam sebuah riwayat terdapat seseorang yang bertanya kepada Rasulullah , "Wahai Rasulullah , kapan doa kita didengar oleh Allah ? Beliau bersabda : "Di akhir malam dan di akhir sholat wajib ". ( HR . Tirmidzi )

4. Disaat Berbuka Puasa

Rasulullah bersabda ,"Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa pada saat berbuka ada doa yang tidak ditolak ".( HR . Ibnu Majah dan Hakim )

5. Ketika Melakukan Sujud

Sesungguhnya Rasulullah bersabda ,"Saat yang paling dekat dengan Tuhannya adalah ketika ia sujud , maka perbanyaklah doa ".( HR . Muslim )

6. Saat Hari Jumat

"Rasulullah menyebutkan tentang hari jumat kemudian beliau bersabda ,"Di dalamnya terdapat waktu . Jika seorang muslim berdoa ketika itu , pasti diberikan apa yang ia minta . Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut ".( HR . Bukhari dan Muslim ).

7. Saat Hujan Turun

Sahl berkata , Rasulullah bersabda , "Dua doa yang tidak pernah ditolak , doa pada waktu adzan dan pada waktu kehujanan ".( HR . Hakim dan Baihaqi )

Imam Syafii pun berkata dalam kitab Al Umm , "Carilah doa yang mustajab pada tiga keadaan : bertemunya dua pasukan , menjelang sholat dilaksanakan dan saat turun hujan ".

8. Saat Hari Arafah

Amr bin Syuaib berkata dari bapaknya , dari kakeknya , sesungguhnya Rasulullah bersabda , "Sebaik _ baik doa adalah pada hari Arafah ".( HR . Tirmidzi )

*9. Di Malam Yang Sepertiga *

Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah bersabda , "Tuhan kita yang yang Maha Berkah dan Maha Tinggi turun ke langit dunia setiap malam pada sepertiga malam terakhir dan berfirman , "Barangsiapa berdoa kepada Ku pasti Aku kabulkan , barang siapa meminta kepada Ku pasti Aku beri dan barangsiapa yang memohon ampunanKu pasti Aku ampuni ".( HR . Bukhari )

10_ Ketika Meminum Zamzam

Keutamaan dari air Zamzam adalah dikabulnya segala doa saat meminumnya .

"Khasiat Air Zamzam itu .sesuai niat peminumnya ".( HR . Ibnu Majah )

Semoga apa yang menjadi harapan kita segera dikabulkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala .... Aamiin

Lailatul qadar ABS

Pengajian malam Jum'atan ; Dimana dan bagaimana kita bisa melihat turunnya Malam Lailatul qadr. Acapkali kita mendengar turunnya malam lailatul qadar terjadi pada malam ganjil, sehingga ummat muslim berburu dan menunggu turunya malam yang penuh berkah ini, sehingga tidak sedikit kita ikut menyemarakkan dan menyambut kedatangan malam yang penuh berkah ini. Tetapi apa dan siapa yang turun ke bumi ini sehingga kita begitu antusiasnya menunggunya tanpa kenal lelah setiap tahun, yang walaupun tidak pernah dapat, apa yang ditunggu. Urusan besar  untuk siapa dan untuk apa serta, berupa apa ? Sampai sekarang saya belum mendengar ada yang bilang, aku semalam melihat lailatul Qadar !! Suatu ketika ada juga yang bilang, tadi malam saya melihat tanda tandanya berupa awan yang tenang, suasananya sangat senyap dan hening, dan bahkan ada yang merasa alam ini terhenti dan dihiasi gelembung gelembung cahaya yang indah. Semuanya tidak jelas mengapa keadaan itu terjadi dan untuk apa semua itu, kecuali itu hanyalah hayalan belaka akibat penantian yang tanpa didasari ilmu sama sekali. Suasana ini terpengaruh ilmu ilmu khayali yang dikembangkan oleh orang orang sesat yang tidak berdasarkan syariah yang jelas. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan turunnya lalilatul qadar. Berdasarkan hadist, Kalaulah hati anak Adam tidak dikerumuni oleh Syetan, pasti hatinya mampu melihat turunnya Malaikat !!  Dialah yang membawa urusan besar yang diturunkan kedalam hati orang yang beriman, berupa apa ? Nabi bersabda berupa Riqqah, yaitu rasa lembut yang turun merasuk kedalam hati. Maka kata nabi segeralah kalian berdoa fa innaha rahmah. Karena itu adalah rahmat !! Malam Lailatul Qadar terbesar yang pernah terjadi adalah pada masa Rasulullah menerima wahyu pertama, dimana Rasulullah di dekap dadanya hingga terasa sesak, iqra' ya Muhammad, nabi menjawab, ma Ana biqari'. Sehingga berulang ulang yang akhirnya beliau mampu membaca pesan Allah yang dibawa oleh Malaikat Jibril. Sehingga beliau mampu membaca pesan Allah dengan sangat jelas berupa perintah dan larangan. Mengapa kita menunggu datangnya malam yang mulia ini, kemana pandangan wajah kita arahkan. Bukankah Malam itu yang datang Malaikat pembawa berita Agung yang akan disampaikan kepada orang yang hatinya tidak  dikerumuni Iblis. Berarti lailatul qadar tidak bisa dilhat oleh mata kasat ini, akan tetapi oleh mati hati yang bersih !! Lalu apa yang kita dapat selama puluhan tahun ramadhan, kecuali Juu' wal athas, haus dan lapar. Demikian juga ketika sholat malaikat tidak turun membawa berita kedalam hati kita berupa kekhusyukan sehingga sholat kita terasa attaabu wannasobu ,hanya dapatnya capek dan penat. Kembali kepersoalan malam lailatul qadar, seperti apa berupa apa ? Yaitu tersingkapnya hati manusia sehingga mampu membaca Firman Allah yang lama mati tanpa ruh. Ketika cahaya Allah turun maka hati menjadi hidup dan ketika membaca Alqur'an terasa hidup karena Al qur'an adalah suara dari yang Maha hidup. Ketika kita membaca Qur'an maka hati yg hidup akan merasakan sambutan sambutan Allah setiap kali membaca surat suratnya, seperti sabda nabi apabila engkau mengucapkan alhamdulillahirabbil 'alamin tunggu jawaban Tuhanmu , hamidani abdi,hambaku memujiku, ketika engkau mengucapkan arrahmanirrahim tunggu jawaban Tuhanmu majjadani abdi, hambaku menyanjungku,sehingga ketika engkau mengucapkan ihdina sirathal mustaqim maka tunggu jawaban Tuhan dan kehendak Allah sampai terasa tersingkapnya hati yasrah sodrohu,famanyuridillahu barangsiapa yg dikehendaki untuk dibuka hidayah maka yasrah sodrohu akan dilapangkan dadanya. Allah tidak akan menurunkan kitab suci lagi berupa Alqur'an ,dan Allah tidak menciptakan cara sholat lagi , Allah tidak akan menciptakan cara dzikir ,haji,dan umroh lagi, Allah tidak akan menciptakan rukun agama lagi,iman islam dan ihsan, seluruhnya sudah sempurna _."... Telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu dan telah aku ridhoi islam sebagai agamamu..." ( al-maidah;3) apa yang harus kita hidupkan di malam lailatul qadar ini yaitu ruhnya sholat yg telah mati, ruhnya qur'an yg sudah mati,ruhnya haji yg sudah mati, sehingga malaikat diturunkan di malam lailatul qadar ini untuk menghidupkan kembali ruh yg hilang disetiap ibadah kita, allahummarhamni bil qur'an....

Malaikat diturunkan untuk menghidupkan syareat yang telah mati didalam haati orang orang islam,
اِذْ جَآءَ رَبَّهٗ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ
(Ingatlah) ketika dia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci,
[QS. As-Saffat 37: Ayat 84]
يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَّلَا بَنُوْنَ ۙ
(yaitu) pada hari (ketika) harta dan anak-anak tidak berguna,
[QS. Asy-Syu'ara': Ayat 88]
اِلَّا  مَنْ اَتَى اللّٰهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ  ؕ
kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih lagi suci
[QS. Asy-Syu'ara': Ayat 89]  😭😭😭🙏